
Penawaran umum adalah pintu masuk publik
Penawaran umum adalah kegiatan penawaran efek yang dilakukan emiten untuk menjual efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara dalam peraturan pasar modal. Bila itu kali pertama perusahaan menjual sahamnya kepada publik, namanya penawaran umum perdana atau IPO. Setelah masa penawaran dan penjatahan selesai, saham dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan mulai diperdagangkan.
| Tahap | Yang terjadi | Yang bisa Anda lakukan |
|---|---|---|
| Persiapan | RUPS menyetujui rencana, penjamin emisi ditunjuk, dokumen disusun | Belum ada; perusahaan masih tertutup |
| Pendaftaran | Pernyataan pendaftaran diajukan ke OJK, permohonan pencatatan ke BEI | Pantau pengumuman prospektus awal |
| Penawaran awal | Rentang harga diumumkan, minat investor dihimpun (bookbuilding) | Baca prospektus awal, sampaikan minat bila ingin |
| Masa penawaran | Harga final ditetapkan, pesanan dikumpulkan | Pesan dengan dana yang tersedia |
| Penjatahan | Saham dibagi kepada pemesan; kelebihan dana dikembalikan | Periksa jumlah jatah di rekening efek |
| Pencatatan | Saham mulai diperdagangkan di bursa | Keputusan menahan atau menjual ada di tangan Anda |
Lock up saham adalah larangan menjual sementara
Lock-up adalah periode ketika pemegang saham tertentu tidak boleh mengalihkan sebagian atau seluruh sahamnya setelah IPO. Tujuannya menahan banjir pasokan tepat setelah saham tercatat, ketika harga masih mencari keseimbangan, dan memastikan pihak yang masuk sebelum IPO tidak langsung keluar memanfaatkan antusiasme publik.
Di Indonesia, dasar aturannya adalah Peraturan OJK Nomor 25/POJK.04/2017 tentang Pembatasan atas Saham yang Diterbitkan sebelum Penawaran Umum, yang berlaku sejak 22 Juni 2017. Aturan ini menyasar pihak yang memperoleh saham dari emiten dalam periode tertentu sebelum pernyataan pendaftaran diajukan dengan harga di bawah harga IPO. Rujukan sekunder menyebut masa penguncian di Indonesia lazimnya berkisar enam sampai delapan bulan. Selain lock-up wajib, pemegang saham pengendali juga bisa membuat komitmen sukarela untuk tidak menjual selama periode tertentu; komitmen itu dicantumkan di prospektus.
Cara menemukannya: buka prospektus, cari bagian tentang penawaran umum atau keterangan pemegang saham, lalu temukan kata “pembatasan”, “lock-up”, atau “tidak akan mengalihkan”. Catat tiga hal: siapa yang dikunci, berapa lembarnya, dan kapan kuncinya dibuka.
Saham GOTO dan lock up: apa yang terjadi
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (kode saham GOTO) tercatat di BEI pada 11 April 2022. Perusahaan melepas sekitar 3,43% sahamnya kepada publik di harga penawaran Rp338 per saham dan menghimpun sekitar Rp15,8 triliun. Karena banyak investor masuk sebelum IPO, jumlah saham yang terkena lock-up sangat besar. Pembukaan masa penguncian itu menjadi sorotan pemberitaan menjelang akhir November 2022.
Kami tidak menuliskan pergerakan harga GOTO di sekitar tanggal tersebut karena angkanya tidak kami verifikasi dari sumber data resmi. Yang lebih berguna untuk dipelajari adalah polanya: ketika porsi saham yang dikunci jauh lebih besar daripada saham yang beredar bebas, pasar cenderung menghitung kemungkinan tekanan jual menjelang tanggal pembukaan. Tekanan itu tidak pasti terjadi, sebab pemegang lama bisa saja memilih menahan.
Menghitung besar kecilnya “kunci”
Contoh fiktif: PT Contoh Lestari Tbk memiliki 10 miliar saham setelah IPO. Publik membeli 1,5 miliar lembar saat IPO, sementara 4 miliar lembar milik investor pra-IPO terkena lock-up delapan bulan. Pada tanggal pembukaan, saham yang berpotensi bebas diperdagangkan bisa naik dari 1,5 miliar menjadi 5,5 miliar lembar, hampir empat kali lipat. Perbandingan seperti ini lebih informatif daripada sekadar tahu tanggalnya.
Membandingkan struktur pemegang saham sebelum dan sesudah IPO
Prospektus menyajikan tabel pemegang saham dalam dua versi: sebelum penawaran dan setelah penawaran. Dari dua tabel itu Anda bisa melihat siapa yang tetap menjadi pengendali, berapa porsi publik, dan apakah ada pemegang lama yang ikut menjual sahamnya dalam IPO (divestasi). Bila sebagian dana IPO justru mengalir ke pemegang lama, bukan ke kas perusahaan, hal itu akan tercantum pada bagian penawaran. Informasi ini membantu Anda memahami siapa yang sebenarnya menerima uang dari pembeli saham baru.
Risiko khusus saham IPO
- Rekam jejak di pasar publik belum ada; data yang tersedia hanya dari prospektus.
- Harga pada hari-hari awal bisa sangat bergejolak, naik maupun turun.
- Jatah penjatahan untuk investor ritel bisa jauh lebih kecil dari pesanan.
- Pembukaan lock-up dapat menambah pasokan saham secara tiba-tiba.
Tanya-jawab singkat
Lock up saham adalah apa?
Periode setelah IPO ketika pemegang saham tertentu, biasanya investor pra-IPO, dilarang mengalihkan sahamnya.
Apakah investor ritel yang membeli saat IPO terkena lock-up?
Umumnya tidak. Lock-up menyasar pemegang saham sebelum IPO sesuai ketentuan atau komitmen di prospektus; investor yang mendapat jatah di masa penawaran biasanya bebas menjual setelah pencatatan.
Kapan lock up saham GOTO dibuka?
Pembukaan masa penguncian saham GOTO bagi pemegang saham pra-IPO ramai diberitakan menjelang akhir November 2022, beberapa bulan setelah sahamnya tercatat pada 11 April 2022.
Di mana melihat masa lock-up sebuah IPO?
Di prospektus, pada bagian yang memuat pembatasan pengalihan saham atau komitmen pemegang saham.